Home Nasional Hukum Prabowo Yakin Penganiayaan Ratna Sarumpaet Terkait Pilpres 2019

Prabowo Yakin Penganiayaan Ratna Sarumpaet Terkait Pilpres 2019

0
Ratna Sarumpaet dianiaya aktivis gelar aksi solidaritas/POROSNEWS

Calon presiden Prabowo Subianto meyakini, penganiayaan yang menimpa Ratna Sarumpaet merupakan bentuk intimidasi karena pilihan politiknya sebagai salah seorang di tim pemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

“Ternyata tidak ada barang yang dicuri. Apa lagi kalau bukan proses untuk intimidasi?” kata Prabowo kepada wartawan di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018).

Prabowo mengaku baru mendapat informasi tentang penganiayaan Ratna malam kemarin. Tadi siang, ia bersama sejumlah tokoh seperti Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bertemu dengan Ratna di suatu tempat yang masih dirahasiakan.

Kepada Prabowo, Ratna menceritakan bahwa ia mendapat ancaman agar tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Prabowo meyakinkan bahwa kondisi Ratna saat ini sedang dalam ketakutan yang mendalam. “Beliau masih trauma. Saya mengerti, orang kalau sudah terluka pasti trauma. Saya lihat sendiri. Bicara sama saya saja dia takut,” ujar Prabowo.

Dalam waktu dekat, Prabowo mengatakan, akan bertemu dengan Kapolri dan pejabat berwenang lainnya untuk membicarakan kasus penganiayaan Ratna. Ia menyebut, apa yang menimpa Ratna sebagai rentetan kejadian pelanggaran HAM yang terjadi beberapa waktu belakangan.

Ratna, kata Prabowo, telah memasrahkan urusan pelaporan penganiayaan kepada dirinya. “Beliau pasrah, kami yang akan melapor. Ini tidak bisa dibiarkan.”

Pada kesempatan yang sama Amin Rais menambahkan, ia berharap Kapolri bertanggung jawab terhadap situasi keamanan nasional yang menurutnya menurun beberapa waktu belakangan. “Kenapa dalam bulan-bulan terakhir ini terjadi pelanggaran HAM yang sangat besar. Kami akan bertemu pak Kapolri,” kata Amin.

Kabar penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet beredar siang ini, setelah sebuah fotonya viral di media sosial. Beberapa orang terdekat Ratna sudah membenarkan kejadian tersebut. Ratna disebut dipukul oleh tiga yang orang tidak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

Kejadian itu terjadi pada Jumat (21/9/2018) malam, usai Ratna menghadiri sebuah seminar di Bandung. Prabowo mengatakan, Ratna tidak berani melaporkan kejadian tersebut ke publik karena mendapat intimidasi. “Karena sudah terlanjur viral, tidak bisa ditutupi lagi. Harus diungkapkan ke publik,” kata Prabowo.|PRS/LJ

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.