Home DUNIA Kredibilitas sumber informasi

Kredibilitas sumber informasi

0

Kalau wartawan itu harus profesional itu pasti. Justru tempo mencurigakan karena selalu menegaskan kembali pers itu harus faktual. Harus berbasis data. Harus berimbang. Sebab wartawan ya memang harus gitu. Jadi ketika itu diulang ulang ditegaskan kepada wartawan malah mengundang tanda tanya. Aneh.

Karena itu tadi. Tempo bermaksud mau menonjolkan dialah yang unggul dalam menguasai fakta. Punya sumber di lingkar dalam kekuasaan. Sehingga kalau bikin liputan investigasi pasti kredibel. Pasti valid. Karena datanya kuat. Informasinya faktual.

Padahal di situlah sisi rawan Tempo dengan keunggulannya dalam memiliki sumber informasi. Sebab sumber informasi A1 nya itu adalah geng tempo sendiri yang kebetulan lagi ada di jantung istana. Sehingga yang krusial dari keunggulan tempo adalah kredibilitas sumber informasi bisa menggugurkan isi informasi atau nilai informasi. Meski info itu faktual dan berbasis data.

Beda ketika Bob Woodward dan Carl Berstein membongkar kasus Watergate yang akhirnya melengserkan Richard Nixon. Sebab kedua wartawan Washington Post itu mengandalkan sumber informasinya dari wakil direktur FBI. Bukan dari klik pertemanan pemimpin redaksi Washington Post Ben Bredlee.

Sehingga sumber informasinya valid. Kredibilitas dan motivasi si sumber berita juga bisa diandalkan. Karena dorongannya semata buat mengungkap kebenaran.

Sebab si wakil direktur FBI itu bukan orang yang akrab atau ada ikatan pertemanan dengan kru redaksi Washington Post. |oleh HENDRAJIT

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.