Home Kolom Kredibilitas dan reputasi jurnalis di balik berita

Kredibilitas dan reputasi jurnalis di balik berita

0

Kredibilitas dan reputasi jurnalis dalam menyingkap agenda di balik berita biasanya malah si sumber berita yang mengontak jurnalis untuk membeberkan informasi ekslusif. Bukan sebaliknya.

Deep Throat narasumber kunci yang menyingkap konspirasi Nixon dan ring satu gedung putih dalam menyadap rapat strategis pesaingnya di markas demokrat, justru mengontak Bob Woodward. Sebab dia yakin akan kejujuran dan kegigihan reporter Washington Poat dalam investigasi

Viktor Osgovyeski yang menyingkap operasi operasi kotor intelijen Israel MOSSAD juga menghubungu seorang reporter kawakan yang kemudian keduanya berkolaborasi menulis buku berjudul MOSSAD.

poin dari cerita ini, bahwa informasi ekslusif seperti yang diberikab Deep Throad maupun Osgovyesku bukan semata materi informasinya. Tapi latarbelakang kedua narsum itu yang sama sekali nggak akrab pada reporternya. Kecuali satu hal. Kedua narsum itu merasa yakin kedua reporter itu hanya mengabdi pada kebenaran dan jernih dalam mengolah data dan fakta.

Deep Thorad dan Osgovyeski bahkan takin ketika info yang mereka berikan dirasa kedua reporter itu ada yang nggak pas atau coba menggring pada opini tertentu, secara profesional mereka langsung tahu kalau lagi diperalat.

Kalau tempo misalnya. Narsum yang memasok info tentang intenal istana itu Johan Budi atau siapalah, yang ada ikatan perkoncoan dengan tempo, apa info itu kredibel. Meski secara fakta dan data memang nyata. Namun ketika info anonim itu berasal dari klan tempo yang kebetulan jubir istana. Maka materi informasi itu gugur kredibilitasnya karena narsum dan si pengolah berita teman dekat. |Oleh Hendrajit

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.