Home Islam AGRARIAN POLITIC BLOC

AGRARIAN POLITIC BLOC

0
Radhar Tribaskoro

AGRARIAN POLITIC BLOC
Oleh: Radhar Tribaskoro

Perjuangan reforma agraria sungguh berat. Tidak ada perkembangan yang signifikan setelah UUPA 1960 disahkan. Sementara itu Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat konflik agraria terus meningkat dalam pemerintahan Jokowi. Jumlah petani yg dirampas tanahnya bertambah, korban kekerasan bahkan korban meninggal dari tahun ke tahun meningkat.

Salah satu penghalang utama reforma agraria adalah citranya sebagai program PKI. Tentu saja pandangan ini salah sebab negara2 demokratis dimana pun di dunia telah menjalankan program reforma agraria sebagai program utama yg menjadi dasar dr pembangunan yang berkeadilan. Negara2 demokratis itu antara lain Taiwan dan Jepang. Keduanya saat ini telah bertransformasi menjadi negara maju dengan tingkat ketimpangan yang sangat rendah.

Hari ini saya dan beberapa aktivis reforma agraria berkumpul di kantor Konsorsium Pembaruan Agraria, Duren Tiga. Kami mendiskusikan perkembangan agenda reforma agraria. Salah satu kesimpulan diskusi tersebut adalah bahwa strategi “menitipkan gagasan perubahan” telah gagal total. Dengan rejim yang didominasi oleh menteri2 neoliberal, tidak ada harapan kemajuan reforma agraria.

Harus diakui, politik kita tidak bersandar kepada kekuatan rasionalitas. Politik banal ini berbahasa satu: adu-kuat. Kalau anda ingin survive dalam dunia politik seperti ini maka anda harus bersiap unjuk gigi, unjuk tinju bahkan kalau perlu unjuk bedil.

Atas dasar itulah kami bersepakat untuk membentuk Blok Politik Agraria yang kami sebut Dewan Agraria Nasional. Di bawah bendera DAN ini kekuatan real petani akan kami himpun.

Doa anda kami harapkan untuk kesuksesan rencana ini. Hanya atas berkah dan kasih sayangNya semua harapan kami terlaksana.

Amin YRA.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.