Home Islam MENUNGGU

MENUNGGU

0
Acep Iwan Saidi

Kita sedang menunggu, sesuatu yang kita sendiri tahu, bakal berlalu. Ia hanya mampir sejenak, lalu raib. Mungkin seseorang menjemputnya. Mungkin. Kita tidak tahu kemana ia pergi. Kita hanya yakin bahwa kita telah bertemu, seperti juga yakin bahwa ia telah pergi.

Aku pikir ini bukan hoaks, atau sejenis tipu daya tanda. Ini sebuah keyakinan yang perlahan memudar, merambat pada kabel listrik yang merentang dari tiang ke tiang. Seseorang memutusnya di tikungan. Mungkin. Dalam kehilangan, mungkin adalah kata yang selalu menolong kita dari debat tidak berkesudahan di dalam keyakinan.

Kita sedang menunggu, sesuatu yang kita sendiri tahu, bakal berlalu. Ajaibnya, kita tetap saja menunggu. Kita tidak berani meninggalkan. Apakah karena kita takut kepada bayang-bayang sendiri. Kita takut kepada ketakutan-ketakutan yang telah menjadi batu di masa lalu. Dan kini, kita hanya membisu. Menunggu!

Bandung, 26-27/04/19.

Acep Iwan Saidi

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.