Home Kolom Suatu Kemungkinan Baru yang Tak Terduga

Suatu Kemungkinan Baru yang Tak Terduga

0
Hendrajit-Direktur-Eksekutif-Global-Future-Institute.j


Daripada nge-hoax kunjungan Prabowo ke Uni Emirat Arab seakan mau jadi eksil kayak di Yordan. Mending investigasi orang orang asing dari Rusia, Jerman dan Amerika. Kan datanya ada tho, yang dalam list penerbangan Prabowo.

Sebab gini ya. Negara negara maju yang sudah canggih dalam mengorganisir komunitas intelijennya. Mereka sudah menyiapkan orang orang berkecakapan tinggi di ring satu kepresidenan atau perdana menteri. Tapi tidak tercantum dalam berkas resmi struktur birokrasi pemerintahan.

Presiden Amerika begitu dilantik biasanya nandatangani sejutaan SK pengangkatan orang-orang non struktural sebagai bayangan dari orang orang yang resmi di sturuktural.

Lebih jauh dari itu, orang-orang non struktural dalam kesehariannya nggak nyangka kalau mereka ini justru ring satu presiden yang sesungguhnya. Karena mereka hari harinya bertekun di bidang profesinya masing masing.

Namun begitu ada kondisi mendesak, orang ini langsung jadi ujung tombak otoritas tertinggi pemerintahan. Biasanya ditugaskan untuk berunding dengan penguasa tertinggi suatu negara. Karena presidennya atau mentrinya belum memungkinkan secara terbuka berunding langsung. Karena berisiko tinggi.

Menteri kesehatan Fadilah Supari ketika menyetop pengiriman virus H5N1 ke WHO karena diduga akan digunan untuk monopoli farmasi dan pembuatan senjata biologis, sehingga para korporasi kejet kejet. Sontak Presiden Bush mengutus adik baptisnya, menemui bu Supari. Padahal adik baptis Bush ini sehari harinya pendeta. Dan memang pendeta asli dia. Tapi dia ke jakarta nemui Supari seakan Bush sendiri yang ke Jakarta.

Nah lima orang yg tercantum dalam rombongan Prabowo ini, bisa jadi kalau di profiling nggak ada yang istimewa. Masing masing mungkin kerja profesional sesuai keahlian masing masing. Mungkin ada yang berprofesi dokter dan saintis. Ada yang pengusaha. Dan sebagainya.

Namun jangan kaget jika di balik itu mereka mewakili top manajemen pemerintahan. Sebab salah satu tugas pokok dan fungsi orang orang macam ini adalah memainkan peran orang nomor satu di negaranya untuk berunding dengan tokoh tokoh yang mewakili kekuatan-kekuatan nyata di suatu negara. Meskipun resminya dia belum jadi presiden. Atau jabatan strategis.

Dalam konstalasi politik pasca pengumuman KPU yang menyatakan Jokowi menang, komunitas internasional yang punya info intelijen dan kemampuan analisis keadaan, belum tentu memandang Jokowi saat ini sebagai sebuah kepastian.

Mereka harus mengantisipasi suatu kemungkinan baru yang tak terduga. Apa mereka yakin Prabowo pasti presiden? Belum tentu. Namun intuisi intelijen mereka pasti mengatakan, apapun nantinya Prabowo, pastilah capres paslon 02 ini merupakan pemain jangkar sekaligus simpul dari kebangkitan kekuatan baru di Indonesia.

Negara-negara asing itu yakin dengan estimasi ini. Namun pemerintah resmi mereka belum bisa jalin kontak langsung ke Prabowo. Karena pemerintahan Jokowi-JK masih menjabat.

Dalam situasi abu-abu seperti ini, maka mereka harus mengirim utusan dari kalangan non struktural pemerintahan. Namun biasanya orang orang ini merupakan ring satu presiden yang sesungguhnya.

Di era peralihan dari era orde baru ke reformasi 1999, siapa yang nyangka seorang doktor ilmu politik Universitas Cornell, Karen Brook, merupakan ring satu menlu Madeline Allbright, dan punya akses langsung setiap saat kepada Megawati.

HENDRAJIT

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.