Home EKONOMI SETNOV & GUNUNG SINDUR

SETNOV & GUNUNG SINDUR

0

OLEH RHENOZ DHARMA *)

Lagi. Lagi-lagi bikin heboh, mantan ketua DPR RI dan mantan Ketua Partai Golkar ini memang Fenomena. Betapa tidak ia selalu bikin teka-teki mulai dari kecelakaan tunggal yang mengakibatkan pelarian DPO Setya Novanto sampai soal keterlibatan wartawan Metro TV yang diduga berkolaborasi dengan tersangka kasus korupsi, Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar ini.

Yang menambah daftar keanehan lagi Setya Novanto ini kini munculnya terpidana kasus korupsi megaproyek E-KTP Setya Novanto yang pelesiran ke sebuah toko bangunan mewah yang berada di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (15/6/2019) sore.

Salah seorang karyawan toko bangunan tersebut mengatakan, Deisti Astriani Tagor, istri Setya Novanto lebih aktif dalam menanyakan berbagai produk yang berada di toko tersebut. “Mengobrol dengan saya, katanya sih mau bikin bangunan, tapi entah rumah atau apa,” kata pegawai toko yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Sabtu (15/6/2019). Setnov datang menumpang mobil BMW Suv tanpa ada pengawalan dari petugas. Ia naik ke mobil tersebut bersama ketiga orang lainnya. “Ada dua laki-laki dan satu perempuan,” katanya.

Baiklah kita simak perjalanan Setnov yang penuh teka-teki ini. Kasus Setnov mirip Gayus yang suka ditemuka di muka umum padahal inia terpidana. Setnov suka hadir di publik dan Gayus pun demikian. Ganjarannya kini Setnov harus dipindah ke Gunung Sindur.

Seorang senior jurnalis di akun FBnya menulis panjang dan menarik sebagai sebuah ungkapan berikut saya kutip:

Pindah Bui

Terpidana korupsi e-KTP, Setya Novanto akhirnya dipindahkan dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur, Bogor. Mantan Ketua DPR RI itu dipindahkan lantaran tepergok pelesiran ke sebuah toko bangunan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (14/6/2019) siang.

Novanto dipindahkan menggunakan mobil ambulans. Sekitar pukul 22.30 WIB, mobil ambulans yang membawa Novanto keluar dari Lapas Sukamiskin. Tidak banyak barang bawaan yang ia bawa, tampak seorang petugas hanya membawa satu tas jinjing dan langsung masuk ke mobil ambulans Lapas Sukamiskin.

“Malam ini Setya Novanto dipindah ke Lapas Gunung Sindur supaya pengamanannya super maksimum karena menurut saya ini perlu dilakukan. Di Lapas Gunung Sindur pengamanan ekstra ketat, mayoritas warga binaan kasus terorisme,” ujar Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Liberti Sitinjak di Lapas Sukamiskin Bandung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Jumat (14/6/2019) malam.

Kok kayak gampang keluar masuk tanpa kongkalikong saja, Pak…

Tapi kenapa di LP Gunung Sindur, ya? Ntar ada kabar Setnov bau ISIS loh… hehehe…

Hukum berat koruptor!!

Hanibal Wijayanto

Ketahuan Pelesiran itula Setnov Dipindahkan ke Gunung Sindur menggunakan mobil ambulans. Sekitar pukul 22.30 WIB, mobil ambulans yang membawa Novanto keluar dari Lapas Sukamiskin. Tidak banyak barang bawaan yang ia bawa, tampak seorang petugas hanya membawa satu tas jinjing dan langsung masuk ke mobil ambulans Lapas Sukamiskin.

“Malam ini Setya Novanto dipindah ke Lapas Gunung Sindur supaya pengamanannya super maksimum karena menurut saya ini perlu dilakukan. Di Laps Gunung Sindur pengamanan ekstra ketat, mayoritas warga binaan kasus terorisme,” ujar Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Liberti Sitinjak di Lapas Sukamiskin Bandung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Jumat (14/6/2019) malam.

Liberti tak memungkiri pemindahan Setnov ke Lapas Gunung Sindur berkaitan dengan beredarnya foto Setnov bersama istrinya di toko bangunan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat siang tadi.

Namun, dia membantah pemindahan terkait akumulasi dari kejadian-kejadian sebelumnya, seperti Setnov berada di rest area KM 97 dan di sebuah rumah makan padang dekat RSPAD Gatot Soebroto. “Pemindahan murni karena kejadian hari ini. Itu yang mendasari keputusan saya malam ini,” ujar dia.

Menurut Liberti, pihaknya perlu mengambil tindakan tegas terhadap narapidana kasus korupsi e-KTP itu. Menurutnya, perbuatan Novanto pelesiran merupakan salah satu pelanggaran berat.

“Ini murni peristiwa hari ini yang mendasari saya mengambil keputusan malam ini juga. Ini tindakan yang harus saya lakukan sebelum saya melaporkan kepada Pak Menteri,” tutur Liberty.

Saat ini pengawal yang mendampingi Setnov tengah menjalani pemeriksaan terkait kabar napi korupsi plesiran ke toko bahan bangunan. Sedangkan Setnov akan diperiksa saat di Lapas Gunung Sindur.

“Selasa atau Rabu sudah selesai pemeriksaan sehingga kami mengetahui benang merahnya di mana. Atas nama Kemenkum HAM, saya mohon maaf kepada publik, bahwa apa yang terjadi hari ini adalah murni kesalahan kami dan sebagai konsekuensi dari kelalaian, pemeriksaan sedang kami lakukan,” tegas Liberti.

Sebelumnya Novanto kepergok pelesiran ke toko bangunan yang berada di Padalarang. Dalam foto yang beredar, Novanto tampak mengenakan kemeja lengan pendek, kepala memakai topi hitam, dan wajah ditutup masker. Dalam foto itu, Novanto tampak berbincang dengan seorang wanita berjilbab yang tengah menenteng tas merah.

Setnov izin keluar Lapas Sukamiskin pada 12 Juni 2019 lalu untuk berobat rawat inap di RS Santosa Bandung. Dia seharusnya kembali pada Jumat (14/6/2019) sekitar pukul 19.00.

Setelah Setnov tiba di Lapas Sukamiskin, pihak Kanwil Kemenkum HAM Jabar langsung melakukan pemeriksaan terhadap mantan politisi Partai Golkar itu.

“Dia tiba malam ini pukul 19.00 WIB. Langsung kami periksa, di BAP. Enggak perlu menunggu BAP selesai, kami langsung pindahkan ke Lapas Gunung Sindur, pemeriksaan bisa dilanjut di sana,” ungkap Liberti.

Kilas Balik Setnov dan Wartawan MetroTV

Masih ingat drama Setnov nabrak tiang Listrik? Nah ini ada kisahnya dimaan melibatkan jurnalis salah satu televisi swasta yang diduga berkolaborasi dengan tersangka kasus korupsi,  AliaNsi Jurnalis Anti Sogokan (ANJAS) yang diketuai Adista Sipriariang

menilai:

Bahwa dirasa perlu penegak hukum untuk turut memeriksa jurnalis terkait, perihal ada-tidaknya upaya menghalangi penyidikan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap tersangka korupsi. Sebab, keberadaan sang jurnalis dengan seseorang yang tengah diburu penegak hukum, langsung maupun tidak langsung, bisa diartikan sebagai upaya turut serta menyembunyikan orang yang diduga melakukan kejahatan. Sehingga berdasarkan KUHP, jurnalis terkait bisa turut dijerat hukum.

Di samping itu, ANJAS juga merasa perlu agar penegak hukum memeriksa asal-usul harta benda, deposito pada rekening jurnalis yang bersangkutan. Karena berdasarkan informasi yang beredar, jurnalis tersebut cukup dekat tersangka dan partai yang dipimpin. Dan dalam keseharian, ia diketahui memiliki harta benda yang nilainya tak wajar. Sehingga patut diduga, terdapat uang hasil dugaan korupsi yang dilakukan tersangka, yang mengalir kepada jurnalis tersebut.

Seluruh hal ini ANJAS minta, semata bertujuan agar citra jurnalis yang positif bisa terjaga. Sehingga peran jurnalis/media massa sebagai pilar demokrasi tetap layak disematkan.

Drama busuk itu terungkap juga. Diduga tak mau menghuni sel Setya Novanto mengeluarkan jurus pamungkasnya. Tersangka kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara dan rakyat Indonesia triliunan rupiah itu mengeluarkan jurus pura-pura kecelakaan.

Kamis malam 15 November 2017 Setya Novanto sudah bisa ditangkap karena KPK sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan. Namun beberapa jam sebelum ditangkap di rumahnya Novanto menghilang dengan alasan dibawa tamu misterius.

Akhirnya penyidik KPK dibawah pimpinan Aris Budiman pulang dengan tangan hampa. Lima jam mereka mencari Novanto gak ketemu. Juru bicara KPK Febry Diansyah sampai membujuk Novanto agar menyerahkan diri dan kemudian mengancam akan memasukkan politikus partai Beringin ini dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).

Rekayasa Kecelakaan

Skenario kecelakaan dengan sutradara Hilman wartawan Metro TV yang sehari-hari adalah Ketua Forum Wartawan DPR/Press Room yang terpilih berkat dukungan logistik Novanto waktu gantikan Ade Komarudin.

Nah, daripada Novanto masuk sel KPK, dibuatlah skenario Novanto kecelakaan. Hilman ada di TKP (Tempat Kejadian Perkara) merekam kejadian itu dan langsung menyebarkan ke media sosial dan langsung viral.

Dan publik pun tercengang atas berita Novanto kecelakaan. Tapi publik terlanjur tidak percaya. Karena politikus dengan segudang kasus ini memang dikenal Raja Sinetron.

Banyak yang mendoakan agar Setya Novanto ini benar-benar kecelakaan sungguhan dan dirawat seumur hidup. Bisa juga mati atau gila. Banyak rakyat yang menyumpahinya.

Para pemilik Toyota Fortuner pun minta kejelasan mengenai kualitas mobil yang mereka miliki setelah melihat berita di TV. SN kecelakaan naik mobil yang sama nabrak tiang listrik cuma rusak grill dan bemper tapi penumpang di dalam bisa luka2 kepala benjol segede bakpau berdarah2 dan bisa jadi nanti hilang ingatan.

Mereka menanyakan hal ini karena selalu membawa mobil jauh lebih kencang dari Setya Novanto yang mereka lihat di tv yang hanya nabrak tiang dan tiangnya pun masih berdiri tegak sedangkan penumpang luka parah.

Rupanya skenario kecelakaan ini memang sudah diatur. Mobil Toyota Fortuner yang digunakan Setya Novanto pernah diiklankan November 2017. Begitu juga soal rumah sakit Permata Hijau, beberapa hari sebelum kecelakaan, pihak Novanto sudah memesan beberapa kamar. Sedangkan video kecelakaan diatur Hilman Wartawan Metro TV.

Skenario Kecelakaan ini dibuat untuk menghindari penangkapan dan penahanan KPK.  Karena Novanto sedang mengajukan kembali Praperadilan atas Penetapan dia tersangka kedua kalinya oleh KPK. Novanto berharap dia menang lagi. Dan kuat dugaan dia memang sudah membayar hakim yang akan menyidangkan nya. Jika Novanto dimenangkan lagi artinya hakim memang dibayar, sesuatu yang sudah umum terjadi di Indonesia. Apalagi Setya Novanto memang dikenal dekat dengan Hatta Ali bos Mahkamah Agung.

Jika Novanto kalah dalam praperadilan, tentu ada lagi skenario yang ia bikin yakni skenario geger otak alias Sakit Jiwa. Selanjutnya tentu dia akan dirawat cukup lama di rumah sakit.

Orang seperti Setya Novanto ini sangat mendewakan kebebasan dibanding kehormatan. Dia jadi Politikus bukan untuk mengabdi kepada rakyat tapi hanya sekedar mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya. Kemiskinan di masa lalu yang bikin orang ini gila harta.

Fortuner

Sebuah situs otomotif Otosia.com tempat bursa mobil memasang iklan TOYOTA FORTUNER Grand New  VNT Diesel 2012  di jual  nopolnya B 1732 ZLO sama dengan kendaraan yang tabrakan diduga dipakai Setnov. Iklan itu mungkin paling dahsyat  Dilihat sebanyak 8.828 kali. Akhirnya mobil itu terjual Rp. 279.000.000, dan tertulis Sudah laku. Namun malamnya ada kasus Setnov. 

Sebelumnya redaksi menerima Estimasi budget dalam dunia Production House mungkin tahu semua hal ini. Berikut ini nyaris sama dengan kasusnya:

Kembali ke kasusnya Setnov. Sungguh orang-orang yang mengatur skenario untuk menyelamatkan Setya Novanto adalah orang-orang jahat yang hanya memikirkan kenikmatan uang tanpa memikirkan kejahatan Novanto terhadap uang rakyat Indonesia yang dirampoknya. Atau apakah jika Setnov dibui akan menikmati hidup seperti warga tanpa salah bebas berkeliaran. Maka tangan Allah akan membuka semua jika yang jahat disemunyikan maka akan terungkap. Pelajaran seorang napi kok tidak mejalani hukuman malah jalan-jalan asyik dan menikmati kehidupan luar dengan alsan ijin apapun. Ini Aneh Hukum kita sedang apa? Dan semoga saja tak terulang lagi di Gunung Sindur. Jika kejadian maka sungguh absurd tentunya. Dan AMPUN!!!

*pemerhati sosial 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.