Home EKONOMI Uchok: Mobil Dinas Baru Namanya “‘Nawasengsara’ bukan ‘nawacita’,”

Uchok: Mobil Dinas Baru Namanya “‘Nawasengsara’ bukan ‘nawacita’,”

1
UCHOK SKY KHADAFI /POROSNEWS

POROS – Pemerintahan Presiden Joko Widodo benar-benar mencekik rakyat. Di tengah perekonomian yang lesu, Jokowi berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan dan tarif listrik. Pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan dua kali lipat, dan mencabut subsidi listrik 24,4 juta pelanggan 900 VA pada tahun depan. 

“Benar-benar ini tidak pro rakyat, ini namanya ‘nawasengsara’ bukan nawacita,” kata Uchok Sky Khadafi, Direktur Centre Budget Analysis dan juga pengamat anggaran kepada redaksi, Kamis (5/9/19).

Pada sisi lain, pembantu Jokowi di Kabinet Kerja jilid II nanti akan mendapatkan fasilitas mewah berupa mobil dinas baru Toyota Crown 2.5 HV G-Executive.

“Pejabat dapat hadiah manis, sementara rakyat dikasih pil pahit berupa kenaikan BPJS, listrik dan tol,” lanjut dia.

Uchok juga mengatakan, kalau pejabat tetap ingin mendapatkan fasilitas mewah, sumber dan pendapatan keuangan negara yang ditambah, bukan memeras rakyat.

“Ini bukti pemerintah gagal, utang terus naik dan menumpuk, gaji pegawai naik, fasilitas pejabat bertambah, sementara sumber keuangan tidak ada. Makanya rakyat yang diperas,” jelasnya.

Dengan kondisi keuangan seperti ini, Uchok menyarankan pemerintah harusnya menahan nafsu untuk menambah fasilitas, dan segera lakukan penghematan.

“Jokowi jangan hanya senyum pada rakyat, tapi di belakang masyarakat diberi pil pahit,” tutupnya. |ATA

Komentar Anda

1 COMMENT

  1. Kendaraan dinas yang saat ini digunakan sudah cukup tua. Sebab, mayoritas usianya sudah berusia lebih dari 10 tahun. Kendaraan keras VVIP Kepresidenan tahun pembuatan 2008 dan 2009. Berdasarkan pertimbangan teknis, antara lain faktor keamanan, keandalan, dan efisiensi atas biaya pemeliharaan yang semakin mahal, karena usia pemakaian, perlu dilakukan penggantian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.