Home Kolom TUKANG DAGING DI INGGRIS MENGIKUTI POLITIK INDONESIA

TUKANG DAGING DI INGGRIS MENGIKUTI POLITIK INDONESIA

0
Asyari Usman wartawan senior, mantan wartawan BBC / Foto linkedin.com

Orang Indonesia (OI) mampir di satu toko daging (TD) halal di London. Dia sudah sangat rindu dengan jeroan alias isi perut.

OI: Have got “jeroan”? (TD menangkapnya “zero one” (01).

TD: Sorry, Sir. Can you explain what kind of meat is it? (Maaf Pak, bisa Anda jelaskan daging macam apa itu?)

OI: Well, the like of livers, entrails, hearts, kidneys, etc… (Maksudnya, hati, usus, jantung, ginjal, dll…)

TD: O, I see. I’m sorry Sir, we don’t take “zero one” (01) anymore. Because they’re the source of all sorts of diseases. You will have gout, high cholesterol, obesity, etc. Not just these diseases, “zero one” also causes disease of democracy. Too much “jeroan” will disrupt your rationality. It eats up human reasoning. It also triggers the cheating chromosome. So, from now on we always throw “zero one” away.

(Oh, gitu. Maaf, Pak, kami tak lagi memakan “jeroan”. Karena mereka menjadi sumber segala macam penyakit. Anda akan mengalami asam urat, kolestoerl tinggi, obesitas, dll. Tidak hanya penyakit-penyakit ini, “zero one” juga menyebabkan penyakit demokrasi. Terlalu banyak “zero one” akan mengganggu rasionalitas Anda. Ia menggerusi nalar manusia. “Zero one” juga memicu kromosom curang. Jadi, mulai sekarang kami selalu membuang “zero one”. Kami tak suka.)

Orang Indonesia itu pun pergi sambil bertanya-tanya: kenapa mereka tidak lagi menjual “jeroan”? Istrinya menimpali. “Mas, mungkin sebelumnya ada pendukng 02 yang belanja di sini dan menjelaskan soal pilpres. Barangkali dia juga pernah nonton video Rocky Gerung.”

Suaminya tetap tak bisa terima. “Yang saya katakan ‘kan ‘joroan’, bukan ‘zero one’.

“Yowis mas, bus sudah datang itu.” []

22 Oktober 2019

ASYARI USMAN

Previous articleMALU JADI MENTERI
Next articleAda Korban Jiwa, di Pipa Pertamina yang Terbakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.