Home HAM ISU RESHUFFLE DITENGAH BOLA PANAS RUU HIP

ISU RESHUFFLE DITENGAH BOLA PANAS RUU HIP

0

by Tarmidzi Yusuf
Pegiat Dakwah dan Sosial

PDIP kena batunya. Partai yang selalu lantang bicara Pancasila tertangkap basah. Mau memeras Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila. RUU HIP membongkar borok PDIP.

Bola panas RUU HIP bagai aliran listrik membuat PDIP tersengat tegangan tinggi. Travo meledak. Bisa-bisa hangus terbakar bila tak lihai bermain.

Apapun upaya perbaikan ‘gardu’ yang dilakukan PDIP bisa ‘kesetrum’. Publik sulit mempercayainya. Apalagi beberapa pasal RUU HIP yang dipersoalkan umat Islam berkorelasi dengan visi misi PDIP. Ditengarai ada skenario besar kebangkitan neo PKI.

RUU HIP adalah blunder politik PDIP. Kecaman datang bertubi-tubi. Apalagi sejak keluarnya Maklumat MUI. PDIP makin terpojok.

Serangan balik PDIP berupa instruksi siaga satu dan laporan polisi pembakaran bendera tidak menyurutkan tuntutan publik. Sebaliknya, tuntutan publik makin kencang dan membesar. RUU HIP dibatalkan dan dicabut dari prolegnas. Bahkan pihak berwenang diminta menangkap dan mengadili inisiator RUU HIP karena mau melakukan makar terhadap Pancasila. Tuntutan pembubaran PDIP pun bergema dimana-mana.

Muncul persepsi kasus pembakaran bendera sebagai pengalihan isu utama. Menggeser isu makar terhadap Pancasila oleh gerombolan Trisila dan Ekasila melalui RUU HIP.

Tak mempannya isu pembakaran bendera dalam mengalihkan perhatian publik. Istana turun tangan membantu meredakan serangan publik terhadap PDIP. Mempublikasikan video marah-marah Jokowi di rapat kabinet. Isu baru Reshuffle kabinet dan pengakuan Jokowi tentang kinerja pemerintahannya.

Mempankah isu reshuffle menyurutkan gelombang penolakan terhadap RUU HIP? Saya menduga gerakan penolakan RUU HIP akan membesar dan meluas sekalipun dibumbui oleh isu reshuffle. Publik fokus pada tuntutan semula, cabut RUU HIP dari prolegnas.

Pasalnya, selagi RUU HIP belum dicabut dari prolegnas walaupun ada partai yang ngotot untuk tetap membahasnya. Gelombang aksi anti RUU HIP akan berlanjut menjadi gerakan anti PDIP. Dugaan saya aksi bakal berjilid-jilid seperti aksi 212 beberapa tahun silam. Lebih menarik lagi bila ada wacana MUI mengeluarkan fatwa haram pilih partai inisiator RUU HIP.

Dimunculkannya isu reshuffle menyiratkan bahwa PDIP dan Jokowi sangat bernafsu RUU HIP dilanjutkan pembahasannya. Belum ada tanda-tanda PDIP sebagai partai inisiator akan menarik RUU HIP dari prolegnas. Bisa pula kita menafsirkan sedang ada upaya ‘menyelamatkan muka’ PDIP yang tertangkap basah memeras Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila.

Kita akan lihat. Seberapa kuat PDIP bertahan menghadapi tekanan publik saat momen RUU HIP mempersatukan umat Islam. Happy ending atau ‘gosong’ kena setrum? Wallahua’lam.

Bandung, 8 Dzulqa’dah 1441/30 Juni 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.