Home Nasional Hukum Catatan Akhir Tahun 2020: MENTERI AGAMA BERAGAMA SEMUA AGAMA

Catatan Akhir Tahun 2020: MENTERI AGAMA BERAGAMA SEMUA AGAMA

0
Tarmidzi Yusuf/ist

by Tarmidzi Yusuf
Pegiat Dakwah dan Sosial

Tersebutlah sebuah negara anta beranta,
mayoritas penduduknya beragama Islam,
punya Kementeriaan Agama,
menteri agama semua agama, katanya.

Shubuh ke masjid,
pagi ke kathedral,
agak siang ke gereja,
siang ke pura,
sore ke vihara,
malam ke klenteng,
tengah malam ke tembok ratapan.

Menteri agama beragama semua agama, agama campur aduk.
Islam yang diaduk-aduk, dengan berbagai rasa.

Islam rasa liberal,
Islam rasa tololransi,
Islam rasa nusantara,
Islam rasa syi’ah,
Islam rasa ahmadiyah,
Islam rasa kristen,
Islam rasa katholik,
Islam rasa hindu,
Islam rasa budha,
Islam rasa konghuchu.

Bercadar dibilangnya radikal.
Celana cingkrang dibilangnya teroris.
Tidak mengucapkan hari raya agama lain dibilangnya intoleran.
Memilih pemimpin seagama dibilangnya anti kebhinnekaan.
Amar ma’ruf nahi munkar dibilangnya pemecah belah.

Mereka berteriak Islam agama keras dan kasar,
agama pedang,
agama potong tangan,
agama rajam.

Sesungguhnya yang mereka teriaki itu karena kalian Islam.
Tidak lebih, tidak kurang.
Islam yang mereka perangi.

“Hiduplah sesukamu karena sungguh engkau pasti mati. Cintailah siapa pun yang engkau suka karena sungguh kalian pasti berpisah. Berbuatlah sesukamu karena sungguh engkau pasti menemui (balasan) perbuatanmu itu.” [HR al-Baihaqi].

Bandung, 14 Jumadil Awwal 1442/29 Desember 2020

Previous articleRefleksi Kebangsaan Akhir Tahun 2020, dalam Kongres Sunda
Next articlePA 212 DESAK AGAR PRESIDEN SEGERA BENTUK TIM GABUNGAN PENCARI FAKTA (TGPF) Usut 6 Tewasnya Laskar FPI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.