Home Nasional Daerah YA ALLAH FITNAH APA LAGI?

YA ALLAH FITNAH APA LAGI?

0
Tarmidzi Yusuf/ist

by Tarmidzi Yusuf
Pegiat Dakwah dan Sosial

Kemarin (31/3/21), konon seorang wanita berjubah hitam dan berjilbab biru ‘menyerang’ Mabes Polri.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, ‘penyerang’ tampak sekali sangat amatiran.

Modalnya nekad. Sendirian masuk Markas Besar Kepolisian RI. Berbekal ‘pistol’. Ada yang menyebutnya seperti airsoft gun.

Mempertontonkan ancaman sambil mengarahkan ‘pistol’. Entah siapa yang akan menjadi sasaran.

Digoreng habis oleh media mainstream dan buzzeRp. Headline utamanya, ‘Teroris’ menyerang Mabes Polri. Nekad abis wanita itu mah, bukan teroris terlatih.

Wanita tersebut terkapar. Ditembak lebih dari satu kali. Anehnya, dalam video tak tampak ceceran darah sama sekali.

Mungkin sekarang ada peluru atau teknik penembakan yang mematikan tanpa mengeluarkan darah?

Wanita tersebut seperti orang yang sedang ‘berlatih’ menembak dengan pistol-pistolan, ketimbang upaya penyerangan terhadap Mabes Polri.

Drama wanita tersebut the end. Tidak bisa diketahui informasi berimbang tentang drama penyerangan Mabes Polri karena meninggal dunia.

Jangankan Mabes Polri, pengamanan Polda saja sangat ketat. Tidak sembarang orang bisa masuk area dengan mudah. Pemeriksaan berlapis. Mabes Polri kecolongan?

Ada apa dengan negeriku tercinta??? Fitnah datang bertubi-tubi.

Rentetan peristiwa silih berganti. Bom Makassar. Penangkapan ‘teroris’ yang membawa identitas FPI. Hingga seorang wanita berupaya melakukan penyerangan terhadap Mabes Polri. By design? Mengundang tanda tanya besar.

Kenapa polisi dan Mabes Polri yang menjadi ‘target’? Nilai beritanya tinggi atau karena ada fitnah yang sedang disembunyikan bangkainya dari publik? Wallahua’lam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فَوَاللَّهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ

Demi Allah! Bukan kefakiran yang saya khawatirkan atas kalian, namun yang saya khawatirkan adalah kalian diberi kemakmuran dunia sebagaimana pernah diberikan kepada umat sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka. Sehingga akhirnya dunia menyebabkan kalian binasa sebagaimana mereka. [HR. Bukhâri dan Muslim]

Bandung, 18 Sya’ban 1442/1 April 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.